Alaku
Alaku
Berita  

Akomodasi Keluhan Masyarakat, Camat Sukarami Optimistis Target Pembangunan 2026 Tembus Prioritas

Cloud Hosting Indonesia

Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Di tengah tantangan efisiensi anggaran, aroma optimisme justru menyeruak dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Sukarami, Selasa (3/2). Bukan sekadar ritual tahunan, forum ini menjadi panggung bagi warga untuk menitipkan harapan besar bagi wajah Palembang pada tahun anggaran 2026 mendatang.

​Membawa tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi & Investasi Melalui Penguatan Daya Saing Daerah”, acara ini dihadiri langsung oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Ir. Ar. Hj. Isnaini Madani, MT., M.Si., IAI. Dalam arahannya, Isnaini mengakui bahwa masalah klasik seperti jalan berlubang, banjir, dan lampu jalan masih menjadi “curhatan” utama masyarakat. Namun, ia mengajak warga untuk melihat lebih jauh ke depan.

​”Kita tidak boleh berputar-putar hanya di masalah infrastruktur dasar. Sukarami punya potensi besar. Ada aspirasi pembangunan lapangan voli hingga keinginan membentuk Kampung Kreatif. Ini yang ingin kita dorong agar ekonomi lokal tumbuh,” ujar Isnaini dengan nada persuasif.

​Menanggapi keluhan warga mengenai respon teknis yang terkadang lambat—seperti layanan call center lampu jalan yang responsif secara komunikasi namun minim tindak lanjut—Isnaini melontarkan inovasi berani. Ia menyarankan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di tingkat kecamatan.

​”Ke depan, kita ingin dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan, memiliki UPTD di tiap kecamatan. Tujuannya agar respon terhadap laporan warga tidak lagi menumpuk di pusat, tapi bisa langsung dieksekusi di lapangan secara fokus dan cepat,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Sukarami, Muhamad Fadly, S.STP., M.AP., mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran jajaran pemerintah kota yang mau mendengar langsung denyut nadi permasalahan di wilayahnya. Ia menyadari banyak warga yang merasa lelah mengusulkan hal yang sama setiap tahun namun belum terealisasi.

​”Kami sangat bersyukur. Dengan kehadiran Asisten II, pemerintah kota bisa melihat langsung mana yang menjadi skala prioritas. Keluhan warga memang banyak di infrastruktur jalan dan fasilitas sekolah. Harapan kami, usulan tahun ini benar-benar bisa ‘tembus’ dan dirasakan manfaatnya di tahun mendatang,” kata Fadly penuh harap.

​Acara yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan instruksi tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencatat dan mengawal setiap aspirasi. Bagaimanapun, di balik angka-angka anggaran, ada harapan warga untuk hidup lebih nyaman, jalan yang mulus, dan lingkungan yang lebih berdaya saing.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *