Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Mentari Jumat pagi menyapa Kelurahan Bukitsangkal dengan hangat, namun kehadiran aparat pemerintah setempat membawa kehangatan yang lebih nyata bagi warga kurang mampu. Melalui program inovatif “Kalidoni Tersenyum”, Camat Kalidoni dan Lurah Bukitsangkal turun langsung memastikan dapur warga tetap mengepul.
Camat Kalidoni, M. Rama Cahya Putra, S.STP., M.M., didampingi Lurah Bukitsangkal, Jaya Nugraha, S.IP., melakukan giat penyaluran bantuan sembako secara door-to-door pada Jumat (06/03). Langkah ini diambil guna memastikan bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Camat Kalidoni, Rama Cahya Putra, mengungkapkan bahwa program ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bentuk kepekaan sosial pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat bawah.
”Program ‘Kalidoni Tersenyum’ ini adalah janji hati kami untuk selalu ada di tengah masyarakat. Kami ingin warga merasa tidak sendirian. Lewat bantuan sembako ini, kita ingin memastikan beban mereka sedikit teringan dan yang terpenting, melihat mereka kembali tersenyum,” ujar Rama di sela-sela kegiatannya.
Senada dengan itu, Lurah Bukitsangkal, Jaya Nugraha, menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan ini. Menurutnya, kolaborasi antara tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi kunci utama keberhasilan program sosial di wilayahnya.
”Kami di kelurahan terus memantau kondisi warga secara detail. Bersama Pak Camat, kami ingin bantuan ini menjadi stimulan semangat bagi warga. Ini adalah bentuk gotong royong modern, di mana pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengatur, tapi sebagai pelayan dan sahabat masyarakat,” tegas Jaya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini menyasar sejumlah titik di wilayah Bukitsangkal. Tak hanya menyerahkan paket pangan, kedua pemimpin muda ini juga tampak berbincang hangat dan memberikan penguatan moral kepada para lansia serta keluarga prasejahtera.
Program “Kalidoni Tersenyum” sendiri diharapkan menjadi role model bagi gerakan sosial berbasis kewilayahan di Kota Palembang, di mana inovasi layanan publik berkelindan erat dengan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur.(Red)















