Alaku
Alaku

​Aksi Nyata Rifandi Putra di Hari Pertama 2026: Sterilkan Kertapati dari Nyamuk DBD

Cloud Hosting Indonesia

RadarInformasinews.com. Palembang – Di saat sebagian besar warga masih menikmati suasana libur tahun baru, jajaran Pemerintah Kecamatan Kertapati justru tancap gas melakukan aksi kemanusiaan. Plt. Camat Kertapati, Rifandi Putra, S.STP., M.Si, memimpin langsung kegiatan pengasapan atau fogging serentak di seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Kertapati, Kamis (1/1/2026).

​Didampingi Kasi Pelayanan Umum, Saipul, SE., M.Si, serta seluruh Lurah se-Kecamatan Kertapati, Rifandi turun langsung ke pemukiman padat penduduk untuk memastikan upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) berjalan maksimal sejak hari pertama tahun baru.

​Plt. Camat Kertapati, Rifandi Putra, menegaskan bahwa kesehatan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak mengenal hari libur. Menurutnya, musim penghujan di awal tahun menuntut kewaspadaan tinggi terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

​”Hari ini adalah awal tahun, dan kami ingin memberikan kado terbaik bagi warga, yaitu kepastian lingkungan yang sehat. Kami tidak ingin menunggu ada kasus baru bertindak. Langkah preventif melalui fogging massal ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Rifandi di sela-sela kegiatan di salah satu kelurahan.

​Rifandi tidak hanya memantau dari kejauhan, ia tampak berinteraksi humanis dengan warga, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang). Ia menekankan bahwa fogging hanyalah salah satu instrumen, sementara peran aktif warga adalah kunci utama.

​”Meski kita lakukan pengasapan hari ini, saya minta warga tetap waspada. Kebersihan selokan dan penampungan air harus dijaga. Inovasi pelayanan kami di tahun 2026 ini akan lebih banyak fokus pada jemput bola dan aksi lapangan seperti ini,” tambahnya secara inspiratif.

​Koordinasi dengan para Lurah telah dipersiapkan secara matang agar jangkauan fogging menyentuh hingga ke gang-gang sempit yang sulit dijangkau kendaraan besar.

​”Seluruh titik rawan di tiap kelurahan sudah dipetakan. Kami bergerak serentak agar pemutusan mata rantai nyamuk DBD ini efektif dan menyeluruh di seluruh Kertapati,” jelasnya.

​Aksi gerak cepat di hari pertama tahun 2026 ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Langkah ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran ASN di Kertapati untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan perlindungan maksimal bagi masyarakat sepanjang tahun mendatang.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *