RadarInformasinews.com. Palembang – Komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memastikan infrastruktur pendukung mobilitas warga tetap prima terus dilakukan melalui peninjauan langsung ke lapangan. Plt. Camat Kertapati, Rifandi Putra, S.STP., M.Si, hadir mendampingi Walikota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, saat meninjau kondisi terkini Jembatan Gledek di Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kamis (12/3).
Jembatan yang menjadi akses vital bagi warga Keramasan dan sekitarnya ini menjadi sorotan utama dalam agenda kunjungan kerja tersebut. Rifandi Putra tampak aktif memberikan penjelasan mengenai kondisi teknis di lapangan serta dampak sosial ekonomi jembatan tersebut bagi mobilitas harian masyarakat setempat kepada Walikota.
Dalam keterangannya, Plt. Camat Kertapati menegaskan bahwa keamanan jembatan merupakan prioritas utama demi menjamin keselamatan warga yang melintas setiap harinya.
”Kami hadir mendampingi Bapak Walikota untuk melihat langsung titik-titik yang memerlukan perbaikan segera di Jembatan Gledek ini. Bagi kami, infrastruktur seperti jembatan adalah urat nadi ekonomi warga di Keramasan. Jika aksesnya terhambat, maka aktivitas warga pun terganggu,” ujar Rifandi Putra di lokasi peninjauan.
Lebih lanjut, Rifandi menjelaskan bahwa koordinasi antara tingkat kecamatan dan Dinas Pekerjaan Umum akan dipercepat guna merealisasikan arahan Walikota terkait pemeliharaan infrastruktur di wilayah Kertapati. Menurutnya, pemantauan rutin terhadap fasilitas publik adalah bentuk tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
”Sesuai arahan Bapak Ratu Dewa, kami di Kecamatan Kertapati tidak ingin ada laporan warga yang terabaikan. Jembatan Gledek ini akan terus kami pantau perkembangannya. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkendara maupun berjalan kaki melintasi akses ini,” tambah Rifandi dengan penuh komitmen.
Peninjauan ini disambut positif oleh warga sekitar yang berharap adanya peremajaan infrastruktur secara berkelanjutan. Kehadiran jajaran pimpinan daerah di tengah pemukiman warga ini mempertegas bahwa pembangunan di Kota Palembang kini lebih menyentuh aspek fungsional dan keselamatan publik di tingkat akar rumput.(Red)















