Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Semangat “Zakat Tumbuh, Umat Berdaya” yang diusung BAZNAS Kota Palembang pada perhelatan BAZNAS Kota Palembang Award 2025 benar-benar menemukan manifestasinya. Salah satu penerima apresiasi paling prestisius dari kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan adalah Camat Ilir Barat Satu (IB I), Alexander S.IP.,M.Si
Penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan simbol pengakuan atas inovasi dan kepedulian yang mendalam dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan kesejahteraan masyarakat di tingkat kecamatan.
Saat menerima BAZNAS Award 2025 di Ruang Parameswara, Senin (15/12), Alexander S.IP.,M.Si menyampaikan pernyataan yang sarat makna dan inspirasi. Camat Ilir Barat Satu ini menegaskan bahwa peran pemerintah kecamatan tidak berhenti pada urusan administrasi, tetapi harus menjadi ‘simpul’ yang mengikat kepedulian sosial dan ekonomi umat.
”Penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja keras kolektif seluruh elemen di Kecamatan Ilir Barat Satu, dari ASN hingga masyarakat, yang telah menjadikan zakat sebagai gerakan hati,” ujar Alex dengan nada humanis.
Penghargaan yang diterima Camat Ilir Barat Satu ini dipicu oleh keberhasilannya dalam menciptakan skema sinergi antara OPD Kecamatan dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) setempat. Alexander berhasil mendorong kesadaran berzakat di kalangan ASN kecamatan, sekaligus memfasilitasi program-program penyaluran yang inovatif, fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK) dan bantuan pendidikan bagi keluarga pra-sejahtera.
“Bagi kami di Ilir Barat Satu, zakat bukan sekadar kewajiban, tapi energi pembangunan yang paling humanis. Dengan zakat, kami bisa menyentuh langsung denyut nadi ekonomi warga, mengubah mustahik (penerima) menjadi muzakki (pemberi), dan menumbuhkan kemandirian. Ini adalah cara kita membangun Kota Palembang yang sejahtera, mulai dari pintu-pintu rumah warga di tingkat kecamatan.” tegasnya.
Alexander menekankan bahwa kunci keberhasilan adalah kolaborasi total.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat peran kecamatan sebagai inkubator kesejahteraan. Kami akan memastikan setiap rupiah zakat menjadi modal untuk cita-cita warga, bukan hanya sekadar bantuan habis pakai. Sinergi dengan BAZNAS harus menjadi role model bagi OPD lain, karena kesejahteraan umat adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Alexander menutup pernyataannya dengan komitmen yang menginspirasi.(Red)















