Alaku
Alaku
Berita  

Camat IB I Alexander Hadir di Tengah Keterbatasan, Pastikan Negara Ada untuk Warga Kurang Mampu

Cloud Hosting Indonesia

Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Kecepatan media sosial dalam menangkap realita warga direspons cepat oleh jajaran Kecamatan Ilir Barat (IB) Satu. Pagi ini, Camat IB Satu, Alexander, S.IP., M.Si., didampingi Lurah Bukit Baru, Ketua RT, dan RW, terjun langsung meninjau kediaman Pak Indra di Jalan Tanjung Barangan, Temiyang, Jumat (30/1/2026).

​Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat di media sosial mengenai kondisi rumah Pak Indra yang hampir roboh. Kehadiran Alexander tak sekadar meninjau, namun juga membawa bantuan logistik lengkap mulai dari beras, mie instan, telur, pampers, susu, hingga gula untuk meringankan beban keluarga tersebut.

​Dalam tinjauan lapangan, ditemukan kendala administratif di mana rumah tersebut berdiri di atas lahan Fasilitas Umum (Fasum). Kondisi ini secara aturan menghalangi bantuan bedah rumah permanen dari Baznas Kota Palembang. Namun, Alexander tidak tinggal diam dan mencari jalan keluar kreatif.

​”Kami sudah berkoordinasi dengan Baznas, namun karena status tanahnya adalah Fasum jalan, bantuan formal sulit masuk. Meski begitu, sisi kemanusiaan tidak boleh terhenti oleh aturan. Saya sudah instruksikan Pak Lurah untuk membantu material seadanya seperti kayu dan paku agar bagian yang bocor dan rusak bisa segera ditambal sementara waktu,” ujar Alexander dengan nada penuh kepedulian.

​Tak hanya urusan fisik bangunan, Alexander juga menemukan adanya kendala administrasi kependudukan pada keluarga Pak Indra. Ia langsung mengambil inisiatif untuk membantu pengurusan penambahan anggota keluarga pada Kartu Keluarga (KK) warga tersebut.

​”Ada penambahan anak di keluarga ini yang belum tercatat. Langsung kami koordinasikan dengan UPTD Capil Zona 7 agar urusan administrasinya segera tuntas. Kami ingin memastikan hak-hak sipil anak-anak ini terpenuhi, sehingga akses bantuan pemerintah lainnya di masa depan tidak terkendala,” tambahnya.

​Langkah responsif ini menuai apresiasi dari warga setempat. Alexander membuktikan bahwa meskipun ada batasan regulasi terhadap status lahan, kehadiran pemerintah melalui bantuan sembako, material ringan, dan kemudahan administrasi tetap menjadi oase bagi warga yang sedang kesulitan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *