Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, menunjukkan aksi kepedulian yang mendalam dan responsif terhadap isu kesehatan anak. Lurah Silaberanti, Olivia Arlianti SH, secara langsung memimpin giat pembagian sembako dan makanan tambahan spesifik kepada anak-anak yang teridentifikasi berisiko gizi buruk, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi erat dengan Tim Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) BKKBN Kecamatan Jakabaring pada hari Jumat (12/12).
Langkah ini juga menjadi wujud nyata komitmen Lurah Silaberanti dalam mendukung penuh program dan visi–misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa–Prima Salam (RDPS), khususnya dalam menciptakan generasi sehat, menurunkan angka stunting, serta memperkuat pelayanan kesehatan dasar di tingkat kelurahan.
Lurah Olivia Arlianti SH menyatakan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen pemerintah kelurahan untuk melindungi masa depan generasi penerus bangsa.
”Kami tidak main-main dalam urusan stunting dan gizi buruk. Bagi kami di Silaberanti, kesehatan anak adalah tanggung jawab moral yang harus dipegang teguh. Hari ini, kami turun langsung, memastikan setiap anak yang membutuhkan mendapatkan asupan gizi yang tepat. Ini adalah aksi humanis dan inovatif kami untuk menjemput bola, bukan menunggu laporan,” ujar Lurah Olivia Arlianti SH.
Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi data yang akurat dari Tim PLKB BKKBN agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Sinergi dengan BKKBN memungkinkan kami bekerja secara efektif dan terukur. Kami tidak hanya memberikan bantuan sekali, tetapi ini adalah bagian dari program pendampingan yang intensif. Saya tegaskan, tidak ada satu pun anak di Silaberanti yang boleh terlewat dari perhatian gizi. Ini adalah investasi masa depan kita, menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” tegasnya.
Lurah berharap, kepedulian bersama ini dapat memutus rantai stunting di Silaberanti, menjadikan kelurahan tersebut sebagai percontohan keberhasilan program kesehatan berbasis komunitas.
”Mari kita semua, dari RT, RW, hingga kader posyandu, menjadi garda terdepan dalam pengawasan gizi anak-anak kita. Ini adalah tugas kita bersama untuk memastikan bahwa fondasi kesehatan mereka kuat. Komitmen kami adalah nol stunting dan mewujudkan generasi emas Silaberanti yang gemilang,” tutup Lurah Olivia Arlianti SH. (Red)















