Alaku
Alaku
Berita  

Gotong Royong Modern, Cara Lurah Akhmad Oktariansyah Jaga Ekosistem Sungai Karang Panjang

Cloud Hosting Indonesia

Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi risiko banjir di awal tahun terus digalakkan di Kota Palembang. Lurah Dua Belas Ulu, Akhmad Oktariansyah, SH., M.Si, memimpin langsung aksi gotong royong massal untuk membersihkan tumpukan eceng gondok yang menutupi aliran Sungai Karang Panjang di wilayah RT.002, Kelurahan 12 Ulu, Minggu pagi (04/01/2026).

​Kegiatan ini tidak hanya melibatkan jajaran perangkat kelurahan, tetapi juga menyatukan semangat Ketua RT, RW, personel Linmas, hingga Komunitas Peduli Sungai, Sampah, dan Banjir. Warga setempat pun turut turun ke sungai, bahu-membahu mengangkat gulma yang kerap menjadi pemicu tersumbatnya aliran air.

​Akhmad Oktariansyah menyampaikan bahwa aksi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan fungsi drainase alami di wilayahnya tetap optimal, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.

​”Sungai adalah urat nadi lingkungan kita. Hari ini kita turun bersama bukan sekadar membersihkan eceng gondok, tapi untuk menumbuhkan kembali rasa memiliki masyarakat terhadap kebersihan sungai. Jika aliran air lancar, risiko banjir berkurang dan kesehatan warga lebih terjaga,” ujar Akhmad Oktariansyah di sela-sela kegiatan.

​Lurah yang dikenal dekat dengan warga ini menambahkan bahwa keterlibatan komunitas peduli sungai menjadi kunci inovasi dalam penanganan sampah perkotaan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan relawan menciptakan energi positif yang lebih besar dibanding bekerja sendiri-sendiri.

​”Kami sangat mengapresiasi semangat para Ketua RT, RW, dan rekan-rekan komunitas. Ini adalah kerja kolektif. Saya berharap budaya gotong royong ini tidak berhenti di sini, tapi menjadi gaya hidup warga 12 Ulu untuk tidak membuang sampah ke sungai dan rutin menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.

​Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan eceng gondok yang sebelumnya menutupi permukaan sungai berhasil diangkat secara manual dan diangkut menggunakan armada kebersihan. Aksi humanis ini mendapat respons positif dari warga yang berharap Sungai Karang Panjang dapat terus mengalir jernih dan bebas dari sumbatan di masa depan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *