RadarInformasinews.com.Palembang – Plt. Camat Kertapati, Rifandi Putra, S.STP., M.Si, bergerak cepat memastikan program kesejahteraan sosial di wilayahnya berjalan optimal. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di ruang rapat Kantor Camat Kertapati, ia mengumpulkan seluruh Lurah, Kasi, Kasubag, hingga Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH), Senin (29/12/2025).
Pertemuan ini bukan sekadar evaluasi rutin, melainkan langkah inovatif untuk menyatukan visi antara birokrasi pemerintahan kecamatan dengan para pendamping sosial di lapangan.
Dalam arahannya, Rifandi Putra menekankan bahwa akurasi data adalah kunci utama dalam memberikan keadilan bagi masyarakat. Ia menginginkan adanya komunikasi yang lebih cair antara Lurah sebagai pemangku wilayah dengan Koordinator PKH yang bersentuhan langsung dengan keluarga penerima manfaat.
”Saya tidak ingin lagi mendengar ada bantuan yang salah sasaran. Antara Lurah, Kasi Sosial, dan pendamping PKH harus satu data. Kita harus bekerja secara humanis, mendatangi warga, dan memastikan negara hadir di tengah mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujar Rifandi tegas namun penuh empati.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi. Menurutnya, koordinasi yang kuat akan meminimalisir gesekan di masyarakat terkait penyaluran bantuan pemerintah. Ia menginstruksikan jajarannya untuk lebih proaktif melakukan jemput bola dalam memvalidasi data kemiskinan.
”Para Lurah dan tim PKH adalah ujung tombak. Jika koordinasi kita kuat, maka pelayanan publik akan berjalan mulus. Mari kita jadikan momentum akhir tahun ini untuk membersihkan data yang tidak akurat, sehingga di 2026 kita mulai dengan langkah yang lebih bersih dan tepat,” tambahnya secara inspiratif.
Rakor tersebut juga membahas mengenai strategi penanganan masalah sosial perkotaan lainnya di wilayah Kertapati. Rifandi mendorong adanya inovasi program yang tidak hanya mengandalkan bantuan tunai, tetapi juga pemberdayaan ekonomi bagi keluarga prasejahtera.
”Kita ingin warga Kertapati naik kelas. PKH bukan selamanya menjadi tumpuan, tapi jembatan untuk mandiri secara ekonomi. Di sinilah peran kita semua untuk membimbing mereka melalui program-program pemberdayaan di tingkat kelurahan,” pungkas Rifandi.
Pertemuan strategis ini diharapkan mampu menciptakan pola kerja yang lebih sistematis dan terintegrasi di Kecamatan Kertapati, sekaligus mempererat hubungan kerja antara jajaran struktural kecamatan dengan para petugas lapangan.(Red)















