Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Jumat (12/12) menjadi hari bersejarah bagi Kecamatan Ilir Timur II. Seluruh jajaran lurah se-Ilir Timur II, mendampingi Plt. Camat Susanto Umar, S.KM, M.Si, turut menyambut kehadiran Walikota Ratu Dewa dan Wakil Walikota Prima Salam bersama ulama karismatik, Habib Syeich bin Abdul Qodir Assegaf, dalam rangkaian ziarah ke Pemakaman Kambang Koci, Kelurahan 3 Ilir.
Acara yang dipadati antusiasme warga ini menyisakan kesan mendalam, terutama bagi pemimpin wilayah seperti Lurah Lima Ilir, Rosmala Dewi, S.E., M.Si., N.L.P. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah manifestasi pelayanan publik yang menyentuh aspek spiritual dan kebudayaan.
Dalam keterangannya, Rosmala Dewi menekankan nilai-nilai yang terkandung dalam ziarah tersebut.
”Kami, para lurah di Ilir Timur II, merasa terhormat dapat menjadi bagian dari momentum penuh hikmah ini. Kehadiran Bapak Wali Kota, Bapak Wakil Wali Kota, dan terutama Habib Syeich, di makam leluhur kita, adalah bukti bahwa kepemimpinan di Palembang memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai sejarah dan agama,” ujar Lurah Rosmala Dewi dengan penuh semangat.
Rosmala Dewi juga menyoroti aspek humanis dan inovatif dari kegiatan ini, yang ia yakini mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Ziarah ini adalah perekat silaturahmi yang paling efektif. Ketika pemimpin datang langsung ke pemakaman, berkumpul bersama warga dalam suasana khusyuk, sekat-sekat birokrasi seolah hilang. Ini adalah jembatan pelayanan hati, di mana kami sebagai lurah semakin terpacu untuk memberikan pelayanan yang bukan hanya cepat, tapi juga menyentuh dan berempati,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar semangat kebersamaan ini menjadi modal dalam membangun Palembang yang lebih baik.
”Melalui ziarah Kambang Koci, kami mengambil inspirasi untuk membangun Palembang, khususnya di Lima Ilir, dengan menghargai warisan masa lalu sambil melangkah secara kreatif dan inovatif menuju masa depan. Kami berharap, nilai-nilai persatuan yang ditunjukkan oleh Bapak Walikota dan ulama dapat diteladani oleh seluruh masyarakat,” tutup Rosmala Dewi, menyerukan ajakan untuk menjaga Palembang sebagai kota yang beradab dan religius.(Red)















