Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Camat Jakabaring Drs. Rachmat Maulana menegaskan pentingnya langkah evaluasi dan penanganan terpadu pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Palembang. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Banjir yang digelar di Ruang Rapat Parameswara, Senin (6/4/2026).
Menurut Rachmat, hujan deras yang terjadi pada Minggu (5/4) menjadi momentum bagi seluruh jajaran pemerintah untuk memperkuat kesiapsiagaan, khususnya di wilayah yang rawan genangan.
“Kami di Kecamatan Jakabaring akan segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama pada titik-titik yang selama ini menjadi langganan banjir. Ini penting agar ke depan penanganannya bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan banjir yang bersifat kompleks, mulai dari persoalan drainase, kebersihan lingkungan, hingga kesadaran masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan dinas terkait, lurah, hingga masyarakat harus terus diperkuat. Penanganan banjir ini harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan,” katanya.
Rachmat juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, terutama tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air.
“Kami berharap masyarakat bisa menjadi bagian dari solusi. Kesadaran bersama sangat menentukan keberhasilan upaya pencegahan banjir,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihak kecamatan akan meningkatkan pemantauan di lapangan serta mendorong langkah-langkah preventif guna meminimalisir dampak banjir di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir dan responsif terhadap setiap persoalan yang dihadapi warga. Penanganan banjir ini bukan hanya soal hari ini, tapi bagaimana kita menyiapkan sistem yang lebih baik ke depan,” tutupnya.(Red)















