Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Suasana Ruang Rapat Kecamatan Seberang Ulu Dua pagi ini terasa berbeda. Bukan sekadar rutinitas administratif bulanan, melainkan sebuah momentum penyatuan visi yang krusial. Camat Seberang Ulu Dua, Arya Andriana, didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Oscar S.Sos, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri oleh seluruh Sekretaris Camat, Kepala Seksi (Kasi), Kepala Sub Bagian (Kasubbag), hingga para Lurah se-wilayah tersebut.
Di tengah dinamika pembangunan kota Palembang yang kian pesat di tahun 2026 ini, pertemuan Senin (06/04) tersebut bukan hanya membahas angka dan laporan, melainkan menyentuh esensi pelayanan publik yang humanis dan inovatif. Arya Andriana menekankan bahwa birokrasi harus mampu “turun dari menara gading” dan benar-benar hadir di tengah denyut nadi kehidupan warga Seberang Ulu Dua.
Rapat ini menjadi panggung bagi lahirnya ide-ide segar. Diskusi mengalir deras, mengupas tuntas hambatan di lapangan sekaligus merumuskan solusi kreatif yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Tidak ada sekat antara pimpinan dan pelaksana; semua duduk setara dengan satu tujuan: melayani.
Menanggapi semangat kolaborasi ini, Camat Seberang Ulu Dua, Arya Andriana, menyampaikan pernyataan tegas namun penuh harap:
“Hari ini kita tidak sekadar berkumpul untuk menggugurkan kewajiban administrasi. Kita di sini untuk menyelaraskan hati dan pikiran. Saya ingin menegaskan bahwa inovasi tidak harus selalu berupa teknologi canggih, tetapi bisa dimulai dari cara kita tersenyum saat menerima keluhan warga, kecepatan kita merespons masalah banjir atau sampah, dan ketulusan kita mendengar cerita ibu-ibu PKK maupun pemuda karang taruna. Mari kita ubah pola pikir ‘menguasai’ menjadi ‘melayani’. Jika lurah dan kasi merasa dekat dengan warganya, maka pembangunan di Seberang Ulu Dua akan berjalan dengan sendirinya karena didorong oleh kepercayaan rakyat.” ungkapnya.
Senada dengan visi camatnya, Sekretaris Kecamatan, Oscar S.Sos, menambahkan perspektif operasional yang memperkuat aspek sinergitas tim. Ia mengingatkan bahwa kekuatan kecamatan terletak pada kekompakan jajaran mulai dari level terbawah hingga puncak pimpinan.
“Koordinasi hari ini adalah bukti bahwa kita adalah satu tubuh. Tangan kanan tidak bisa bekerja jika tangan kiri diam. Sebagai Sekcam, saya berkomitmen penuh untuk memastikan setiap gagasan inovatif yang muncul dari para Lurah dan Kasi dapat terimplementasi tanpa terhambat birokrasi yang berbelit. Kita harus menjadi kecamatan yang cair, adaptif, dan responsif. Jangan tunggu masalah membesar baru bergerak; jemput bola, anticipasi kebutuhan warga, dan jadikan setiap interaksi dengan masyarakat sebagai kesempatan untuk menebar kebaikan. Sinergi kita adalah kunci kenyamanan warga Seberang Ulu Dua.” urai nya.
Rakor yang berakhir dengan komitmen bersama ini diharapkan menjadi titik balik baru bagi Kecamatan Seberang Ulu Dua. Dengan kepemimpinan Arya Andriana yang inspiratif dan dukungan manajerial Oscar S.Sos yang solid, warga kini memiliki harapan baru untuk melihat wajah pelayanan publik yang lebih ramah, cepat, dan penuh empati di wilayah mereka.(Red)















