Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Suasana penuh energi positif dan semangat perubahan mewarnai penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sosiokultural Pejabat Pengawas Kota Palembang. Lurah Sukarami, Suyandi Martin, M.Kom., tampil memberikan apresiasi mendalam sekaligus dorongan moral bagi seluruh peserta yang telah menuntaskan proses pembelajaran ini.
Kegiatan Diklat yang diikuti oleh para Lurah, Kepala Puskesmas, serta Kepala UPTD Disdukcapil dan Bappenda se-Kota Palembang ini menjadi ruang penting untuk membentuk pemimpin unit kerja yang tidak hanya pintar mengatur administrasi, tetapi juga kuat dalam sensitivitas sosial dan kearifan budaya.
Dalam statement resminya, Suyandi Martin menyampaikan ucapan selamat yang sarat makna kepada para juara.
“Selamat dan sukses setinggi-tingginya untuk Juara 1, 2, dan 3, termasuk juara kelompok. Prestasi ini bukan sekadar nilai atau piala. Ini adalah bukti bahwa Bapak/Ibu siap melangkah menjadi ‘Juara Sejati’ dalam pelayanan publik,” tegasnya.
Dengan gaya komunikatif dan penuh empati, ia menambahkan bahwa tujuan utama Diklat Sosiokultural adalah membentuk pejabat yang humanis, inovatif, dan mampu membaca denyut nadi masyarakat.
“Mulai hari ini, mari kita implementasikan nilai-nilai diklat ke dalam tindakan nyata. Pelayanan publik itu bukan hanya prosedur, tapi kehadiran. Kepala Puskesmas, Lurah, dan Kepala UPTD lainnya adalah wajah terdekat pemerintah bagi masyarakat. Kita harus punya hati sosial. Jadilah agen perubahan—membawa nilai budaya, menyelesaikan masalah dengan empati, dan menghadirkan pelayanan yang benar-benar terasa,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor kesehatan, kependudukan, pendapatan, dan pemerintahan kewilayahan untuk memastikan kebijakan pemerintah tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar sampai dan dirasakan hingga ke tingkat keluarga di Kota Palembang.(Red)















