RadarInformasinews.com. Palembang – Kualitas kebijakan pembangunan sangat bergantung pada validitas data lapangan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Plt. Camat Kertapati, Rifandi Putra, S.STP., M.Si., menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) Ground Check Pra Pre-list Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di Kelurahan Kemasrindo, Kecamatan Kertapati, Kamis (5/2/2026).
Dalam kegiatan ini, Rifandi hadir bersama Tim PJ Statistik Kecamatan Kertapati, Liza dan Hendri, serta didampingi langsung oleh Lurah Kemasrindo, Suhaimi, S.Sos. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan ini bertujuan untuk memastikan proses verifikasi awal unit usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan sesuai dengan realita di lapangan sebelum sensus besar dilaksanakan.
Ground check ini merupakan langkah krusial untuk memetakan potensi ekonomi wilayah, mulai dari sektor UMKM hingga industri besar, agar tidak ada data yang terlewatkan dalam pendataan nasional mendatang.
”Data adalah navigasi kita dalam membangun. Melalui FGD dan ground check ini, kita ingin memastikan setiap pelaku usaha di wilayah Kertapati, khususnya di Kemasrindo, terdata dengan akurat. Saya meminta kerja sama seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan informasi yang benar kepada petugas,” ujar Rifandi Putra dalam arahannya.
Rifandi juga menekankan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi landasan bagi pemerintah untuk menyusun program pemberdayaan ekonomi yang lebih tepat sasaran. Ia mengapresiasi kerja keras tim statistik dan perangkat kelurahan yang telah bersinergi dalam melakukan penyisiran awal.
”Kita ingin potret ekonomi Kertapati terlihat jelas. Dengan data yang valid, kita bisa tahu potensi apa yang perlu didorong dan bantuan apa yang paling dibutuhkan oleh para pelaku usaha kita di masa depan,” tambahnya secara visioner.
Kegiatan FGD ini berlangsung interaktif, di mana tim statistik memberikan pembekalan teknis mengenai kriteria pendataan, sementara pihak kelurahan memberikan masukan mengenai kondisi geografis dan sosial ekonomi warga setempat. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan basis data yang kuat demi mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Palembang yang berkelanjutan.(Red)















