Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – SMP Negeri 10 Palembang menggelar Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan ke-6 Tahun 2026 yang menjadi puncak rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan yang berlangsung sejak 2 hingga 12 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ir. H. Muh. Affan Prapanca, MT, IPM diwakili Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Kapiatul Ahlia, SE, Ketua MKKS SMP Negeri Kota Palembang Abd. Haris, S.Pd., M.M diwakili MKKS diwakili oleh Suparman, M. Pd. selaku Sekretaris MKKS, Pengawas Pembina Supriati Ningsih, S.Pd, Pengawas PAI Hj. Alia Rahmi, S.Ag., M.Pd.I, Kepala SMPN 10 Palembang H. Sirajuddin, S.Ag., M.Pd.I., serta Ketua Komite SMPN 10 Palembang A. Nawawi, S.IP., M.M.
Kepala SMPN 10 Palembang H. Sirajuddin, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan kegiatan wisuda tahfidz ini merupakan bentuk apresiasi bagi para siswa yang telah bersungguh-sungguh menghafal Al-Qur’an sekaligus menjadi momentum memperkuat pendidikan karakter religius di sekolah.
“Wisuda tahfidz ini merupakan puncak dari rangkaian Pesantren Ramadan yang kami laksanakan sejak 2 Maret. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kecintaan siswa kepada Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi yang berakhlak mulia,” kata Sirajudin dalam sambutannya.
Ia menjelaskan selama pelaksanaan Pesantren Ramadan, para siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti berbagai kegiatan pembinaan keagamaan. Kegiatan tersebut meliputi materi keislaman seperti puasa, tauhid, fiqih, akhlak, serta pemahaman tentang infaq, sedekah, dan zakat yang dilaksanakan selama empat hari.
Selain itu, sekolah juga menggelar berbagai lomba keagamaan seperti lomba adzan, kaligrafi, da’i, dan nasyid yang berlangsung selama tiga hari. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
“Melalui kegiatan lomba ini kami berharap siswa tidak hanya memahami nilai-nilai agama, tetapi juga mampu mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka di bidang keagamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Muh. Affan Prapanca dalam hal ini diwakili Kabid SMP Kapiatul Aulia SE menyampaikan apresiasi terhadap program tahfidz yang dijalankan SMPN 10 Palembang sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
Menurut dia, program tahfidz di sekolah merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki akhlak dan nilai spiritual yang kuat.
“Kami sangat mengapresiasi program tahfidz di SMPN 10 Palembang. Ini adalah upaya penting untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berintegritas,” katanya.
Ia juga berharap para siswa yang diwisuda dapat terus menjaga hafalan Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Komite SMPN 10 Palembang A. Nawawi, S.IP., M.M turut menyampaikan dukungan penuh terhadap program tahfidz yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa.
“Kami dari komite dan para orang tua sangat mendukung program ini karena memberikan manfaat besar bagi anak-anak dalam membangun akhlak, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan SMPN 10 Palembang akan ditutup pada keesokan harinya dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, penyaluran zakat fitrah, serta kegiatan buka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Melalui kegiatan ini, SMPN 10 Palembang berharap dapat terus mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian Qurani, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.(Rudi)















