Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Semangat “Anti Mager” (Anti Malas Gerak) yang dicanangkan Walikota Palembang, Ratu Dewa, benar-benar diimplementasikan di lapangan. Pada Sabtu pagi (14/2), Sekretaris Camat Seberang Ulu (SU) Dua, Oscar S.Sos., M.Si., melakukan peninjauan intensif di Kelurahan 12 Ulu guna memastikan kebersihan lingkungan dan penanganan dampak banjir berjalan maksimal.
Fokus peninjauan kali ini menyasar area pasar dan perbatasan antara Kelurahan 12 Ulu dengan 11 Ulu. Di lokasi tersebut, Sekcam Oscar mendapati tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai serta beberapa titik pemukiman warga yang masih tergenang air sisa hujan semalam.
Sambil berjalan kaki menyusuri gang sempit dan bantaran sungai, Oscar berdialog langsung dengan warga yang rumahnya terdampak banjir. Ia menekankan bahwa kebersihan pasar dan aliran sungai adalah kunci utama agar air dapat mengalir lancar menuju muara.
”Kami turun hari ini menjalankan arahan Bapak Walikota Ratu Dewa untuk memastikan tidak ada lagi pejabat yang ‘mager’ di kantor sementara warga bergulat dengan sampah dan banjir. Saya melihat langsung di perbatasan 11 dan 12 Ulu ini, tumpukan sampah di sungai masih menjadi kendala utama. Ini yang harus kita urai bersama,” tegas Oscar di sela-sela peninjauan.
Tak hanya melihat kondisi sungai, Sekcam Oscar juga menyoroti masih adanya sampah yang berserakan di depan teras rumah warga. Dengan pendekatan yang persuasif dan humanis, ia mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kebersihan di lingkungan terkecil—yaitu depan rumah sendiri—adalah bentuk kepedulian terhadap sesama tetangga agar terhindar dari penyakit.
”Sangat miris melihat sampah masih berserakan tepat di depan pintu rumah. Saya minta kepada seluruh perangkat RT dan RW untuk tidak bosan mengedukasi warga. Banjir ini bukan hanya faktor alam, tapi juga faktor perilaku. Kita ingin 12 Ulu ini bersih, pasarnya nyaman dikunjungi, dan warganya tidak lagi was-was setiap kali hujan turun,” imbuhnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi warga di kawasan perbatasan untuk lebih peduli terhadap ekosistem sungai. Pihak Kecamatan SU II berkomitmen akan terus memantau titik-titik rawan sampah secara berkala guna memastikan program Palembang Bersih bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata di tengah masyarakat.(Red)















