Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Guna mengantisipasi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim penghujan, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ilir Timur Dua, Susanto Umar, S.K.M, M.Si, melakukan monitoring langsung kegiatan pengasapan atau fogging massal di enam kelurahan wilayah Kecamatan Ilir Timur Dua, Sabtu (03/01).
Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah kecamatan dalam melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman nyamuk Aedes aegypti. Susanto Umar menyusuri lorong-lorong pemukiman warga guna memastikan proses pengasapan berjalan efektif dan menjangkau area-area yang berisiko tinggi menjadi sarang nyamuk.
Dalam tinjauannya, Susanto Umar menekankan bahwa tindakan preventif seperti fogging harus dibarengi dengan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
”Kegiatan fogging hari ini kami lakukan serentak di enam kelurahan sebagai langkah awal pemutusan mata rantai nyamuk DBD. Namun, saya mengingatkan bahwa fogging hanyalah solusi sementara. Paling utama adalah bagaimana warga konsisten menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta gerakan 3M di rumah masing-masing,” tegas Susanto Umar saat memantau kegiatan di lapangan.
Eksistensi Susanto Umar di lapangan tidak hanya untuk mengawasi teknis pengasapan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga mengenai keluhan kesehatan di lingkungan sekitar. Menurutnya, koordinasi antara pihak kelurahan, puskesmas, dan warga menjadi kunci utama dalam menekan angka kasus DBD di wilayah Ilir Timur Dua.
”Kami ingin memastikan seluruh warga di enam kelurahan ini merasa aman dan terlindungi. Pemerintah kecamatan akan terus memonitor perkembangan situasi di lapangan dan siap melakukan langkah-langkah medis maupun lingkungan yang diperlukan demi kesehatan publik,” pungkasnya.
Aksi monitoring ini diharapkan dapat menekan laju populasi nyamuk pembawa virus DBD, sekaligus mengedukasi masyarakat agar tetap waspada terhadap genangan air yang muncul selama puncak musim hujan.(Red)















