Sumsel.Radarinformasinews.com, Palembang – Camat Sukarami, Muhamad Fadly, S.STP., M.AP., didampingi Lurah Talang Jambe, Asrahuddin, SE., M.Si., melakukan monitoring langsung pembagian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Melati III, Kelurahan Talang Jambe, Rabu (28/1). Langkah ini diambil untuk memastikan intervensi gizi bagi kelompok rentan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Dalam tinjauan tersebut, suasana hangat dan humanis menyelimuti interaksi antara pejabat publik dengan warga. Camat Muhamad Fadly tampak bercengkerama dengan para ibu penerima manfaat dan anak-anak balita untuk mendengar langsung dampak dari program tersebut.
”Program ini merupakan upaya nyata untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan gizi yang bagus ke depannya. Kami ingin melihat anak-anak tumbuh pintar dan sehat,” ujar Muhamad Fadly saat berdialog dengan salah satu anak penerima manfaat.
Ia juga menambahkan dengan nada kelakar bahwa bantuan ini meringankan beban rumah tangga, terutama dalam penyediaan lauk pauk bergizi.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Talang Jambe, Asrahuddin, menjelaskan bahwa cakupan program di wilayahnya cukup luas dengan menyasar ratusan penerima manfaat.
“Di Posyandu Melati III ini saja, terdapat kurang lebih 725 sasaran yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita,” ungkap Asrahuddin di sela-sela kegiatan monitoring.
Paket makanan yang dibagikan telah disusun sedemikian rupa untuk memenuhi standar gizi seimbang, terdiri dari nasi putih, lauk ayam dan tahu, sayuran berupa tumis buncis atau wortel, serta buah anggur sebagai pelengkap nutrisi.
Respons masyarakat sangat positif terhadap inovasi layanan ini. Salah satu ibu penerima manfaat mengaku sangat terbantu secara ekonomi.
“Sangat terbantu, Pak. Kami jadi tidak perlu memikirkan biaya lauk lagi karena gizinya sudah lengkap di sini,” tuturnya kepada Camat dan Lurah.
Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan dan kelurahan, diharapkan program MBG ini menjadi motor penggerak dalam menciptakan generasi unggul di Kota Palembang, sekaligus menjadi solusi konkret dalam pemenuhan pangan bergizi bagi keluarga prasejahtera.(Red)















